Jakarta dini hari.
Jakarta ...
Akan selalu tetap seperti Jakarta...
Sedikit miris ketika di perjalanan melihat pembangunan yang begitu pesat ...
Baru saja melihat keluarga bahagia menikmati senja di rumah mereka, pinggir jalan raya
Dengan cepatnya, rumah-rumah itu sudah tiada...
Yang tersisa hanyalah tanah merah dan kenangan...
Miris melihatnya...
Sekarang,
yang dapat kulihat di tempat itu adalah....
crane dan teman-temannya...
Jakartaku yang sekarang,
bukanlah Jakartaku yang dahulu.
sebuah catatan atau kegelisahan hati yang ditulis pada pukul 17:53 WIB, menuju maghrib.

Comments
Post a Comment